gambar dari sini
Hampir dua puluh satu tahun sudah aku
menjejakkan kakiku di bumi ini.. hemm, jangan tanyakan apa saja yang
sudah kuperbuat apalagi kupersembahkan. Aku yakin belum
banyak. Namun tak perlulah kau berputus asa leni. Ingatkah, seperti
kalimat yang cukup sering dilontarkan oleh guru ngajiku dulu “tak ada
kata terlambat dalam hidup, kala kau melihat orang lain yang sudah
berjalan lebih dulu didepan tak usah risau ataupun galau, kau hanya
perlu berlari untuk mengejarnya” yapp!! Great word :)
Itulah kalimat yang hingga saat ini terus mengazzam diriku agar tetap
mengejar mimpi dan melakukan segala hal yang kusuka, kumau, kuingin dan
kuharapkan.
Bicara soal suka, mau, ingin, dan harap,
sepertinya manusia tak pernah puas begitupun dengan diriku, hhe.. jelas,
akupun manusia..contohnya keinginan, satu hari aku begitu ingin menjadi
artis terkenal, wuihh.. besok bisa jadi keinginanku berubah.. hha..
sepertinya lebih baik aku menjadi penulis saja hemm atau sutradara??
Wahh, apakah selebay itu tingkat pergantian keinginan ku?? Hhehe.
Mungkin saat ini sudah tak separah itu (Hemm, teringat masa smp dulu), namun aku yakin semua orang pasti mengalami fase seperti itu, yah, fase krisis profesi masa depan alias cita-cita, haha..
Baiklah lanjut, singkat cerita seiring
berjalannya waktu kini ku mulai menyadari akan pentingnya arti suka,
mau, ingin dan harap dalam hidupku. Misalnya, jika kuterus menerus
menggantungkan keinginan tanpa tahu tujuan hakiki yang amat jelas maka
sudah bisa dipastikan keinginan tersebut bisa jadi hanya seonggok
keinginan bias dan berbuah ketidakpuasan. Iyakah? Tampaknya memang itu
yang kurasakan. Kini aku sadar bahwa kenyataannya adalah hidup tak hanya
melakukan hal yang kita mau, suka, ingin, dan harap saja, namun
bagaimanakah cara agar apa yang kita mau, suka, ingin, dan harap itu
sejalan dengan keinginan-Nya dan mencari tahu apa sebenarnya yang Dia
suka, mau, ingin, dan harapkan terhadap kita..
“.. Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal
ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu,
padahal ia amat buruk bagimu; Allah Mengetahui, sedang kamu tidak
mengetahui”. (QS. al-Baqarah [2]: 216)
Finally, semangat menjalani hidup.. dan
mudah-mudahan langkah yang kita lalui bisa senantiasa sejalan dengan
keinginan-Nya dan langkah yang kita jejaki senantiasa ada pada jalan
yang diingini-Nya. Salam manis penuh keceriaan dari Leni :*

Tidak ada komentar:
Posting Komentar