gambar dari sini
Hwahh.. cukup lama aku tak
berkutat dengan perjalanan rutinanku menuju kampus akhirnya semua hampir
kembali seperti sedia kala.. aktivitas normal I’m coming..
Yapp, setelah sebelumnya aku
pensiun sementara dari rutinitas kampus karena baru menerima kenyataan bahwa
liburan panjang idul fitri menyapaku.. kini, aku bisa kembali menghirup udara
khas kampusku. Tampak masih lenggang karena aktivitas perkuliahan sebenarnya
belum dimulai, aku hanya ingin melepas kerinduan yang menggebu saja akan kampus
tercintaku, hehe..
Aku baru sadar, cukup lama aku
tak menjejakkan kaki dikampus, yah mau bagaimana pada kenyataannya kkn dan
liburanlah yang harus memisahkan. Sejuknya udara, dedaunan yang berjatuhan,
suasana khas kampus pendidikan tampak masih sama seperti yang dulu. Namun, ada
satu kenyataan berbeda yang harus kuterima.. wajah-wajah itu.. rona bahagia,
raut sumringah, dengan aura fresh yang masih tepancar membara, kini mulai
memenuhi kampusku. Siapa pula orang-orang itu?? akhirnya aku menyadari satu hal
bahwa kini, aku serasa terasing dikampusku sendiri. Yap! Tampaknya mereka, para
pejuang baru yang siap untuk menggantungkan asa dan masa depannya kini telah
datang.
Siapp!! Siapkan dirimu leni
untuk menerima kenyataan bahwa saat ini dirimulah angkatan tertua dikampus,
haha.. oke, baiklah tapi bagiku itu bukan masalah utamanya, yang saat ini
jelas-jelas terpatri didalam benakku sebenarnya adalah “Aku harus menerima
kenyataan sekarang bahwa diriku, leni kau sudah tua!”
Tak terasa, benar-benar serasa
kemarin aku dengan wajah polos nan imut tiada tara ini, (Hhe.. narsis) datang dengan raut penuh kebingungan menjejakkan
kaki untuk pertama kalinya dikampus.
Rasanya baru kemarin aku
beradaptasi akan keruwetan dunia administrasi kampus yang super berbeda dengan
sekolah saat masa abu-abuku dulu.
Rasanya baru kemarin aku,
dengan semangat yang menggebu berazzam bahwa aku tidak akan mengecewakan orang
tua dengan cara belajar sungguh-sungguh.
Rasanya baru kemarin aku dengan
antusiasme ku yang tak tertahankan memilah-milih organisasi mana yang akan aku
ikuti, UKM mana yang akan kupilih.
Dan rasanya baru kemarin pula
aku dengan penuh decak kagum memandang keren kaka-kaka tingkatku dengan pakaian
formal khas mahasiswa tingkat akhir yang berhasil memesonaku.
Yahh, seiring berjalannya waktu
yang terkadang tak kusadari.. pada akhirnya semua berubah, layaknya roda yang
berputar kini akulah mahasiwa tingkat akhir itu. Mahasiswa yang dulu ku pandang
keren itu..hhe..dan sadar atau tidak pikiran ini, keinginan ini pun perlahan
telah terombak.. tak hanya sekedar ingin membanggakan orang tua dengan belajar
yang rajin, dan bukan saatnya lagi hanya ingin mengembangkan keinginan dan
kemampuanku lewat organisasi..
Kini, beberapa langkah lagi aku
akan menuju dunia yang sebenarnya. Dunia yang tak akan pernah ada kata
main-main lagi.. yah ini bukan saatnya aku berleha-leha.. intinya adalah apa
yang sebenarnya sudah kau siapkan? Adakah kau layak dan siap dalam menghadapi
gerbang kehidupan selanjutnya? dan seberapa banyak bekal yang sudah kau bawa
untuk langkah baru itu? Hemm, biarlah hati yang menjawabnya, hehe.. sebenarnya
aku tak tahu pasti adakah layak, siap dan bekal ini memang sudah matang
kugenggam. Namun satu hal yang pasti innallaha ma’ana. Seperti apapun, dan
bagaimanapun kita selanjuntnya Dia akan selalu ada, menemani..
“Dan
Apabila hamba-hambaKu bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Aku, maka katakanlah
sesungguhnya Aku dekat. Aku mengabulkan doa orang yang memohon apabila ia
memohon kepadaKu...” (Al-baqarah : 186).
Oleh karena itu, tak perlulah
risau dan takut ini membelenggu, yakinlah bahwa Dia akan senantiasa ada,
membantu, dan memecahkan segala apa yang kita risaukan dan takutkan. Yap!!
Hanya perlu yakin saja. Karena sesungguhnya segala sesuatu pun telah digariskan
oleh-Nya.. Yakin, yakin.. dan yakinlah kuncinya :)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar