Senin, 27 Agustus 2012

Aku, Mahasiswa Tingkat Akhir


gambar dari sini


Hwahh.. cukup lama aku tak berkutat dengan perjalanan rutinanku menuju kampus akhirnya semua hampir kembali seperti sedia kala.. aktivitas normal I’m coming..

Yapp, setelah sebelumnya aku pensiun sementara dari rutinitas kampus karena baru menerima kenyataan bahwa liburan panjang idul fitri menyapaku.. kini, aku bisa kembali menghirup udara khas kampusku. Tampak masih lenggang karena aktivitas perkuliahan sebenarnya belum dimulai, aku hanya ingin melepas kerinduan yang menggebu saja akan kampus tercintaku, hehe..

Aku baru sadar, cukup lama aku tak menjejakkan kaki dikampus, yah mau bagaimana pada kenyataannya kkn dan liburanlah yang harus memisahkan. Sejuknya udara, dedaunan yang berjatuhan, suasana khas kampus pendidikan tampak masih sama seperti yang dulu. Namun, ada satu kenyataan berbeda yang harus kuterima.. wajah-wajah itu.. rona bahagia, raut sumringah, dengan aura fresh yang masih tepancar membara, kini mulai memenuhi kampusku. Siapa pula orang-orang itu?? akhirnya aku menyadari satu hal bahwa kini, aku serasa terasing dikampusku sendiri. Yap! Tampaknya mereka, para pejuang baru yang siap untuk menggantungkan asa dan masa depannya kini telah datang.

Siapp!! Siapkan dirimu leni untuk menerima kenyataan bahwa saat ini dirimulah angkatan tertua dikampus, haha.. oke, baiklah tapi bagiku itu bukan masalah utamanya, yang saat ini jelas-jelas terpatri didalam benakku sebenarnya adalah “Aku harus menerima kenyataan sekarang bahwa diriku, leni kau sudah tua!”
Tak terasa, benar-benar serasa kemarin aku dengan wajah polos nan imut tiada tara ini, (Hhe.. narsis) datang dengan raut penuh kebingungan menjejakkan kaki untuk pertama kalinya dikampus.
Rasanya baru kemarin aku beradaptasi akan keruwetan dunia administrasi kampus yang super berbeda dengan sekolah saat masa abu-abuku dulu.

Rasanya baru kemarin aku, dengan semangat yang menggebu berazzam bahwa aku tidak akan mengecewakan orang tua dengan cara belajar sungguh-sungguh.
Rasanya baru kemarin aku dengan antusiasme ku yang tak tertahankan memilah-milih organisasi mana yang akan aku ikuti, UKM mana yang akan kupilih.

Dan rasanya baru kemarin pula aku dengan penuh decak kagum memandang keren kaka-kaka tingkatku dengan pakaian formal khas mahasiswa tingkat akhir yang berhasil memesonaku.
Yahh, seiring berjalannya waktu yang terkadang tak kusadari.. pada akhirnya semua berubah, layaknya roda yang berputar kini akulah mahasiwa tingkat akhir itu. Mahasiswa yang dulu ku pandang keren itu..hhe..dan sadar atau tidak pikiran ini, keinginan ini pun perlahan telah terombak.. tak hanya sekedar ingin membanggakan orang tua dengan belajar yang rajin, dan bukan saatnya lagi hanya ingin mengembangkan keinginan dan kemampuanku lewat organisasi..

Kini, beberapa langkah lagi aku akan menuju dunia yang sebenarnya. Dunia yang tak akan pernah ada kata main-main lagi.. yah ini bukan saatnya aku berleha-leha.. intinya adalah apa yang sebenarnya sudah kau siapkan? Adakah kau layak dan siap dalam menghadapi gerbang kehidupan selanjutnya? dan seberapa banyak bekal yang sudah kau bawa untuk langkah baru itu? Hemm, biarlah hati yang menjawabnya, hehe.. sebenarnya aku tak tahu pasti adakah layak, siap dan bekal ini memang sudah matang kugenggam. Namun satu hal yang pasti innallaha ma’ana. Seperti apapun, dan bagaimanapun kita selanjuntnya Dia akan selalu ada, menemani..
“Dan Apabila hamba-hambaKu bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Aku, maka katakanlah sesungguhnya Aku dekat. Aku mengabulkan doa orang yang memohon apabila ia memohon kepadaKu...” (Al-baqarah : 186).

Oleh karena itu, tak perlulah risau dan takut ini membelenggu, yakinlah bahwa Dia akan senantiasa ada, membantu, dan memecahkan segala apa yang kita risaukan dan takutkan. Yap!! Hanya perlu yakin saja. Karena sesungguhnya segala sesuatu pun telah digariskan oleh-Nya.. Yakin, yakin.. dan yakinlah kuncinya :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar