Kamis, 13 September 2012

Tamtek, Aku Kembali



tamtaramtamm.. tekterektek.. tamtekkk.. hehe
minggu kembali menyapa. Hemm, awal yang indah kali ini tampak riang tiada tara. Mungkin karena ini awal saya kembali menjejakkan kaki dirumah singgah tercinta. Rumah yang sempat saya tinggalkan bahkan lupakan sejenak. Hemm, jangan harap kali ini kau bisa menyangkal lagi. Karena kali ini tak ada alasan untukmu bisa meninggalkan rumah rapuh yang banyak menyimpan kenangan heyy leni.. banyak sudah pelajaran yang saya telah dapat disini.. yah taman teknologi. Begitu banyak, bahkan sangat banyak dibandingkan dengan saya yang bahkan belum dapat menorehkan satu kenangan indah sedikitpun yang kelak akan dirindukan oleh rumah ini. ayooo.. semangat berjuang leni sang Rangers Merah. Akan selalu ada alasan untuk saya tak membiarkan dirimu tenggelam dimakan rayap, rumah tersayang

Saudara-saudara tercinta, adik-adik para generasi rangers selanjutnya, dan rumput hijau yang senantiasa mengiringi, apakabar semuanya?? Saya harap baiklah yang akan senantiasa kalian tunjukkan..
Hingga sepucuk surat tak berjudul itupun muncul menyapa saya dan kalian wahai para generasi rangers. Yah untaian kata dari sang kepala sekolah tercinta, saenastiti..

(Adik2ku keluarga tamtek perjuangan itu memang berat. “apakah saya berhak mundur?” mungkin pertanyaan itu pernah muncul dibenak kalian semua. Bahkan sayapun pernah merasakannya. Tapi jawaban apa yang kalian punya? Jawaban itu adalah keputusan kalian semua. Saya akan menghargai keputusan apapun yang kalian buat. Tapi ijinkan saya menyampaikan sesuatu:
Rumah ini memang rumah singgah. Rumah gubuk yang sederhana. Rumah ini tak menawarkan kenyamanan.. bahkan anda mungkin akan merasa kesakitan. Tapi anda tidak sendiri, jadi jika sampai saat ini KALIAN tidak peka dengan sekeliling dan SESAMA. Maka bersiaplah KESEPIAN.
Adik2ku, bahkan nanti pada waktunya KAKAK2mu ini akan terbawa waktu untuk meninggalkan KALIAN. Kami akan pamit dari rumah singgah. Kapankah itu waktunya? Yang jelas waktu itu semakin dekat dan tak bisa ditolak. Jadi mulai dari sekarang JAGA baik2 RMH ni dan JAGA baik2 SAUDARA kalian)

Tersadar sejenak, akan langkahku yang perlahan mulai menjauh darimu termakan kerasnya batuan takdir.. oh Rumahku, keluarga-keluargaku, adik-adik dengan torehan senyum tulus itu.. sungguh tampaknya memang benar waktu itu akan tiba, perlahan kian mendekat.. waktu dimana saya dan para rangers yang sudah tua ini akan lenyap termakan waktu. Satu harapan dari sang rangers merah, semoga rumah singgah ini akan selalu terkenang, bahkan hingga tanah ini memenuhi jasadku. Ayoo..Semangat melangkah dan berjuang ditengah sisa waktu yang tersisa, ..teh Nenden Nurohmah, Nanda Mahesa, Leni Syarifah, dan terkhusus Saenastiti 

Buatlah bangga adik-adik kita, tunjukkan bahwa rumah ini tak hanya sekedar gubug reyot yang mudah roboh.. mari kita tunjukkan bahwa rumah ini bisa terbangun oleh siapapun.. bahkan oleh kalian para generasi rangers selanjutnya dengan segudang asa dan harapan menggunung yang masih tersimpan, semangat Ninit Novitasari, Gina Fatonah, Tasiyah, Rita Purnamasari,  dan Lutfatulatifah kalian bisa 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar