Jumat, 16 September 2016

Ujung dari Sebuah Perjuangan

Terlepas dari apapun yang tengah kau wahaii sang-manusia perjuangkan untuk AgamaNya. Dari manapun kau tegak, nyatanya ketulusan niat mengalahkan semuanya.
Layaknyaa seorang peminta yang tak pernah kita tahu seperti apakah takdir dibalik ke-iba-an itu? namun, kau dengan ikhlasmu mampu berbagi demi kasih sayang persaudaraan yang terlanjur mengait. Seolah yakin bahwa sang-Dia lebih menilai tulusmu dari apa yang pada akhirnya terjadi atas iba yang kau tambat-kan itu.. toh!setelahnya, iba yang ter-beri hanya menyoal urusan si-yang menerima. 

“saya hanya menyediakan perahu kecil untuk kau dapat berlayar melintasi lautan, agar kelak kau dapat sampai pada tujuanmu, sungguh niatku ikhlas. bilapun kau putuskan untuk berbelok, kuasaku hanya sampai pada perahu itu..”

Keberagaman dari suatu perjuangan yang terpatri kuat dalam setiap dirii.. asmaMu nyatanya sama-sama tergaung dari setiap sudut peradaban. sesungguhnya sebuah misi yang terkotakan itu, nyatanya bersatu dan terbingkai apik dalam balutan niat yang tertuju hanya untukMu. Apapun bentuknya, seperti apapun perannyaa, nyatanya Engkau Rabb lebih tahu akan isi hati setiap hambaMu.. tak peduli seberapa kuat, pun tak mengenal seberapa pasti. Nyatanya suatu pengorbanan dari perjuangan itu adalah“seberapa Ikhlaskah? seberapa tuluskah? dan seberapa luruskah?”
Yah, ini bukan sekedar suatu bentuk ke-formalitas-an dunia yang hanya berujung pada hasil. nyatanyaa.. ini berbedaa! jauuh dari itu, inilah yang dinamakan proses ter-sejati,  suatu nilai prestis yang kelak akan terbayar indah,  teramat jauh tak tergambarkan indah itu, jika dibandingkan dengan se-onggok hasil yang hanya bagaii satu kedipan mata.

Terimakasih wahaii saudaraku, dimanapun kau kini berada.. walau sungguh pada awalnya kekhawatiran dan keragu-raguan manusia ini hadir. namun pada akhirnya, yakin ini justru kau persembahkan dengan apik pada sang-hati yang berharap tak henti untuk merinduiNya.. 
tepat, Ia-lah yang lebih mengerti dan kuasa akan suatu bentuk hasil, karena ia adalah Sang-Rabb, teramat mudah bagiNya untuk mengubah suatu kedzoliman menjadi kemerdekaan hakiki pun sebaliknya. nyatanya langkah kita hanyalah sampai kepada se-kuat dan se-teguh apa Lillah ini terpatri dalam sanubarii..

Percakapan luar biasa itu heii.. makhlukMU, pada akhirnya semakin membuatku jatuh cinta akan keikhlasan sebuah perjuangan menuju masa depan indah disisiMu :) 

11 Juli 2013

#MyTumblrFile

Tidak ada komentar:

Posting Komentar