Setiap
orang pasti punya mimpi dalam alur dikehidupannya..
Beberapa
orang mungkin sebagian besar punya mimpi, kami bisa menginjakkan kaki di sudut
bumiMu yang lain, bisa jadi rumahMu (Mekkah dan Madinnah) atau disudut lainnya,
seperti Asia, Eropa, Australia, bahkan mungkin Amerika. Hingga kami dapat
sempurna menyadari, ohh betapa indah dan agungnya ciptaanMu yaa Rabb.
Beberapa
orang mungkin sebagian besar punya mimpi, kami dapat berkontribusi dan
mengabdikan jiwa dan raga sepenuh hati (Lillah) bagi lingkungan, kota, bahkan
negaranya. Karena (mungkin) inilah segenggam bukti dari pengabdian! Pengabdian
atas untaian nikmat dan anugerah yang tak henti mengucur deras pada kami,
hamba-hamba lemahMu yang tak henti mengumbar khilaf dan lupa.
Beberapa
orang mungkin sebagian besar punya mimpi, kami bisa sempurna menebar manfaat,
menegakkan amar ma’ruf nahi munkar dibumiMu, berkarya demi keutuhan masa depan
dunia yang lebih baik, semakin baik, dan akan selalu baik di mataMu. Karena ini
(bisa jadi) merupakan secarik syukur atas segala potensi hebat yang Kau titipi
kepada kami para manusia, sesosok mahluk yang Engkau beri title “Sempurna”
***
Nah,
lalu apa mimpimu?
Mungkin
mimpi saya tidak besar bahkan cukup satu, yah (bisa jadi) hanya satu
kata. Sebuah kata bernama “Bahagia”
Bahagia
karena kelak saya bisa berkata dengan lantang “Saya bahagia disini, begini,
menjadi seperti ini, dan bisa berada di jalan ini”
Alhamdulillah
‘ala kulli haal
Hanya satu, mungkin sederhana. karena saya yakini..
1.
Seperti apa dan bagaimanapun sebuah mimpi, tak ada satupun mimpi yang tak
hebat, kecuali bila manusia memang tak mau untuk memperjuangkan dan memasrahkan
hasil sepenuhnya pada sang maha kuasa atas setiap mimpi.
“Rabb,
Jika ia mampu membawa diri pada kebaikan, menjadikan diri semakin mendekat
padaMu maka dekatkan dan jika ia membawa diri pada keburukan, menjadikan diri
semakin menjauh kepadaMu maka jauhkanlah”
2.
Dan setiap mimpi yang tertancap dalam hati dan pikiran (mungkin) bukan hanya
menyoal seberapa ia kecil atau besar (dimata manusia) Seberapa ia mudah atau
sulit untuk memperjuangkannya. Tapi bisa jadi, ini hanya menyoal seberapa kuat
dan ikhlaskah diri dalam menjalani setiap proses perjuangan untuk meraih mimpi.
Ini
hanya pemikiran pribadi (subjektif)
(Wallahu’alam)
10 Nov 2013
Tidak ada komentar:
Posting Komentar