Senin, 16 Januari 2017

Mangkuk cantik, Madu, dan Sehelai Rambut



Mangkuk yang Cantik, Madu dan Sehelai Rambut

“Iman itu lebih cantik dari mangkuk yang cantik. Orang yang beriman itu lebih manis dari madu, dan mempertahankan iman itu lebih sulit dari meniti sehelai rambut.”
.Abu Bakar as-Shiddiq Ra.

"Kerajaan itu lebih cantik dari mangkuk yang cantik. Seorang raja itu lebih manis dari madu, dan memerintah dengan adil itu lebih sulit dari meniti sehelai rambut.”
.Umar bin Khattab Ra.

“Ilmu itu lebih cantik dari mangkuk yang cantik. Orang yang menuntut ilmu itu lebih manis dari madu, dan beramal dengan ilmu yang dimiliki itu lebih sulit dari meniti sehelai rambut.”
.Utsman bin Affan Ra.

“Tamu itu lebih cantik dari mangkuk yang cantik. Menjamu tamu itu lebih manis dari madu, dan membuat tamu senang sampai kembali pulang ke rumahnya lebih sulit dari meniti sehelai rambut.”
.Ali bin Abi Thalib Ra.

“Seorang wanita itu lebih cantik dari sebuah mangkuk yang cantik. Wanita yang mengenakan purdah itu lebih manis dari madu, dan mendapatkan seorang wanita yang tak pernah dilihat orang lain kecuali muhrimnya lebih sulit dari meniti sehelai rambut.”
.Fatimah az zahra Ra.

"Menegakkan pilar-pilar agama itu lebih cantik dari sebuah mangkuk yang cantik. Menyerahkan diri, harta, dan waktu untuk agama lebih manis dari madu, dan mempertahankan agama sampai akhir hayat itu lebih sulit dari meniti sehelai rambut.”
.Malaikat Jibril.

“Surga-Ku itu lebih cantik dari mangkuk yang cantik. Nikmat surga-Ku itu lebih manis dari madu, dan jalan menuju surga-Ku lebih sulit dari meniti sehelai rambut.”
.Allah SWT.

9 Nop 2013

Tidak ada komentar:

Posting Komentar