Seorang pemimpin di masanya, “Mustafa Kemal” yang
katanya bapak Turki (Attaturk) ini memang sungguh kece. Jujur saya takjub sama
upayanya yang benar-benar bisa menghapus identitas islam di negara Turki dan
menggantinya dengan sekulerisme (ahh.. diluar usahanya itu baik atau tidak)
ga percaya? artikel sejarahnya bisa dibaca disini
>> Sekulerisasi Turki
Saking gedenya pengaruh seorang Attaturk, bahkan
beberapa pemimpin pengganti yang coba mengembalikan syariat islam di negara
Turkipun, mereka harus berakhir dengan peng-kudeta-an militer (Lagi-lagi)
Kudeta militer ini ternyata memang sudah hits yaa
sejak dulu di belahan dunia per-timur-tengah-an -___- emang Turki Timur Tengah? ahh sudahlah~
Dan saat ini, Turki tengah dipimpin Erdogan yang
katanya seorang pro islam. Angin segarpun tampak berhembus di negara
sekulerisme bernama Turki ini (ceunah).

Kebijakan-kebijakan Erdogan yang condong kepada
islampun, semakin membuktikan ke-pro-annya terhadap Islam. Salah satunya
kebijakan yang baru-baru ini dibuat, yaitu terkait pencabutan larangan
berjilbab di pemerintahan dan universitas (islam banget kan). Mengingat
sejak zaman Attaturk berkuasa, pengenaan jilbab sendiri dilarang di
Turki.
ini beritanya >> Pencabutan Larangan Berjilbab di Turki
(Jadi teringat, dulu saya sempat melihat tayangan
televisi yang menggambarkan tentang Turki. Dalam tayangan tersebut ada sketsa
tentang seorang wanita muslim berjilbab yang akan pergi berkuliah. sebelum
memasuki kampus, wanita tersebut tiba-tiba membuka jilbabnya dan berkata
“kebijakan di Turki, kami wanita muslim tidak diperkenankan untuk menggunakan
jilbab di lingkungan kampus” oohh.. sungguh miris!)
Nah baik, mari kita lanjutkan. Sekarang pertanyaannya
adalah, akankah pada akhirnya Erdogan yang gamblang dengan ke-pro-an nya
terhadap islam, berakhir pulla dengan pengkudetaan seperti beberapa
pemimpin sebelumnya? Atau mungkinkah Erdogan ini titisan kebalikannya
Attaturk yang justru akan bisa mengembalikan islam pada kejayaannya?
Jadi teringat salah satu keterangan cetar dari Ali bin
Abi Thalib Ra “Kebaikan yang tidak terorganisir akan kalah oleh
kejahatan yang terorganisir dengan baik (Ali Bin Abi Thalib)”
Nah, kenapa pada akhirnya Attaturk ini bisa menjadi
salah satu orang super berpengaruh di Turki? bisa jadi karena ia mengorganisirnya.
Dan kenapa beberapa pemimpin pasca Attaturk berakhir dengan peng-kudeta-an?
meski melihat dari kacamata islam tak dipungkiri, upaya mereka baik. Yah, bisa
jadi karena tidak terorganisir.
Begitupun dengan keberlangsungan Turki hari ini, yah
mungkin akan bergantung pada seperti apa dan bagaimana sang-Erdogan
mengorganisir pemerintahannya.
Pun sama hal nya dengan diri ini, mau seperti apa dan
bagaimana keberlangsungan hidup kita? Yah kembali! tergantung bagaimana kita
mengorganisir kehidupan yang fana ini.
Wallahu'alam..
Ahh, demi apaa saya memikirkan Turki -___-
Sungguhpun, Turki itu benar-benar menarik di mata
saya. Layaknya seorang fans yang mengidolakan artis beken, ia pasti akan
mengerahkan berjuta kekepoan dan perhatiannya demi sang-idola tercinta #asiik

Saya suka Turki karena sejarah islamnya
Because i am proud to be muslim :’)
17 Oktober 2013

Tidak ada komentar:
Posting Komentar