Senin, 16 Januari 2017

Antara Islam, Turki, dan Saya :D



Seorang pemimpin di masanya, “Mustafa Kemal” yang katanya bapak Turki (Attaturk) ini memang sungguh kece. Jujur saya takjub sama upayanya yang benar-benar bisa menghapus identitas islam di negara Turki dan menggantinya dengan sekulerisme (ahh.. diluar usahanya itu baik atau tidak)
 
image

ga percaya? artikel sejarahnya bisa dibaca disini >> Sekulerisasi Turki 
Saking gedenya pengaruh seorang Attaturk, bahkan beberapa pemimpin pengganti yang coba mengembalikan syariat islam di negara Turkipun, mereka harus berakhir dengan peng-kudeta-an militer (Lagi-lagi)

Kudeta militer ini ternyata memang sudah hits yaa sejak dulu di belahan dunia per-timur-tengah-an -___- emang Turki Timur Tengah? ahh sudahlah~

Dan saat ini, Turki tengah dipimpin Erdogan yang katanya seorang pro islam. Angin segarpun tampak berhembus di negara sekulerisme bernama Turki ini (ceunah).

image

Kebijakan-kebijakan Erdogan yang condong kepada islampun, semakin membuktikan ke-pro-annya terhadap Islam. Salah satunya kebijakan yang baru-baru ini dibuat, yaitu terkait pencabutan larangan berjilbab di pemerintahan dan universitas (islam banget kan). Mengingat sejak zaman Attaturk berkuasa, pengenaan jilbab sendiri dilarang di Turki. 

(Jadi teringat, dulu saya sempat melihat tayangan televisi yang menggambarkan tentang Turki. Dalam tayangan tersebut ada sketsa tentang seorang wanita muslim berjilbab yang akan pergi berkuliah. sebelum memasuki kampus, wanita tersebut tiba-tiba membuka jilbabnya dan berkata “kebijakan di Turki, kami wanita muslim tidak diperkenankan untuk menggunakan jilbab di lingkungan kampus” oohh.. sungguh miris!)

Nah baik, mari kita lanjutkan. Sekarang pertanyaannya adalah, akankah pada akhirnya Erdogan yang gamblang dengan ke-pro-an nya terhadap islam,  berakhir pulla dengan pengkudetaan seperti beberapa pemimpin sebelumnya? Atau mungkinkah Erdogan ini titisan kebalikannya Attaturk yang justru akan bisa mengembalikan islam pada kejayaannya?

Jadi teringat salah satu keterangan cetar dari Ali bin Abi Thalib Ra “Kebaikan yang tidak terorganisir akan kalah oleh kejahatan yang terorganisir dengan baik (Ali Bin Abi Thalib)”

Nah, kenapa pada akhirnya Attaturk ini bisa menjadi salah satu orang super berpengaruh di Turki? bisa jadi karena ia mengorganisirnya. Dan kenapa beberapa pemimpin pasca Attaturk berakhir dengan peng-kudeta-an? meski melihat dari kacamata islam tak dipungkiri, upaya mereka baik. Yah, bisa jadi karena tidak terorganisir.

Begitupun dengan keberlangsungan Turki hari ini, yah mungkin akan bergantung pada seperti apa dan bagaimana sang-Erdogan mengorganisir pemerintahannya.

Pun sama hal nya dengan diri ini, mau seperti apa dan bagaimana keberlangsungan hidup kita? Yah kembali! tergantung bagaimana kita mengorganisir kehidupan yang fana ini.
Wallahu'alam..

Ahh, demi apaa saya memikirkan Turki -___-
Sungguhpun, Turki itu benar-benar menarik di mata saya. Layaknya seorang fans yang mengidolakan artis beken, ia pasti akan mengerahkan berjuta kekepoan dan perhatiannya demi sang-idola tercinta #asiik

image

Saya suka Turki karena sejarah islamnya
Because i am proud to be muslim :’)

17 Oktober 2013

Tidak ada komentar:

Posting Komentar